Pages

Banner 468 x 60px

 

Jumat, 04 Juli 2014

0 komentar
Tugas Kelompok 5 PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN (Dalam Mata Kuliah Media Pembelajaran PAI) DI SUSUN OLEH : Semester : III Kelas F Jurusan : Pendidikan Agama Islam 1) Apriliyanti 1211010271 2) Iin Indriani 1211010048 DOSEN : Drs. Risgiyanto, M.Pd FAKULTAS TARBIYAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG T.A. 2012 / 2013


KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb Alhamdulillahirobbil’alamin,puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT. karena dengan rahmat dan inayah-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah ini, dalam mata kuliah Media Pembelajaran PAI dengan materi yang kami angkat adalah tentang “Pemanfaatan dan Penggunaan Media Pembelajaran”
Makalah ini kami susun dengan merefrensi buku-buku, dengan maksud dapat menambah wawasan untuk penulis maupun pembaca, semoga makalah ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.Aamiin ya robbal ‘alamiin. Kami menyadari betapa banyak nya kekurangan dan kesalahan yang melekat pada penyusunan ini kami meminta maaf, untuk itu kami sangat menerima kritik dan saran saudara-saudara agar dapat membangun motivasi kepada kami ke jalan yang lebih baik. Ada pepatah yang mengatakan bahwa “tak ada gading yang tak retak”.
Akhir kata terimakasih kepada Dosen pembimbing yang telah memberikan kami kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Bandar Lampung, 2013
Penulis


Daftar Isi Kata Pengantar i Daftar Isi ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang Masalah 1 B. Rumusan Masalah 1 BAB II PEMBAHASAN ( Pemanfaatan dan Penggunaan Media Pembelajaran ) 2 A. Pengertian Media Pembelajaran 2 B. Pemanfataan Media Pembelajaran 3 C. Penggunaan Media Pembelajaran 8 D. Prinsip-prinsip Penggunaan Media Pembelajaran 9 BAB III PENUTUP 13 A. Kesimpulan 13 B. Saran 14 Daftar Pustaka iii



BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam rangka meningkatkan kualitas, proses dan hasil belajar siswa di setiap jenjang dan tingkat pendidikan, perlu dilakukan upaya inovatif oleh para guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pendidik. Terdapat banyak cara dan upaya yang dapat dilakukan oleh para pendidik dalam mewujudkan tujuan instruksional pendidikan, salah satunya adalah penggunaan media pembelajaran.
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru / fasilitator dalam setiap kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu guru / fasilitator perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran agar dapat mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar mengajar.
Penggunaan media pembelajaran dapat mempertinggi kualitas proses belajar dan mengajar yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Media pembelajaran mempuanyai kegunaan dan manfaat yang banyak, salah satunya adalah dalam proses pembelajaran, media dapat menjadi pembangkit keinginan, minat dan motivasi bagi para peserta didik untuk belajar.

B. Rumusan Masalah 1. Apakah pengertian media pembelajaran ? 2. Bagaimana pemanfaatan media pembelajaran ? 3. Bagaimana penggunaan media dalam proses pembelajaran ? 4. Persiapan apa yang harus disiapkan oleh seorang guru dalam menggunakan media pembelajaran ?

BAB II PEMBAHASAN
PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN
A. Pengertian Media Pembelajaran
Kata “media” berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium”, yang secara harfiah berarti “perantara atau pengantar”. Dengan demikian media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan. Bila media adalah sumber belajar maka secara luas media dapat diartikan sebagai manusia, benda, ataupun peristiwa yang memungkinkan anak didik memproleh pengetahuan dan keterampilan. Maka dapat diambil pengertian bahwa media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran.
Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dan anak didik. Interaksi yang bernilai edukatif dikarenakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru dengan sadar melakukan kegiatan pengajarannya secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatunya guna kepentingan pengajaran.
Hamalik mengemukakan bahwa pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, serta membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pengajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu.


B. Pemanfaatan Media Pembelajaran
Penggunaan media pembelajaran oleh guru tidak harus mutlak diadakan jika memang kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Namun akan lebih baik jika digunakan media pembelajaran karena media pembelajaran tentu mempunyai kelebihan-kelebihan yang dapat dimanfaatkan membantu keberhasilan pembelajaran.
Ada beberapa pola pemanfaatan media pembelajaran. Berikut ini pola-pola pemanfaatan media pembelajaran yang dapat dilakukan antara lain :
1. Pemanfaatan media dalam situasi kelas (classroom setting)
Dalam tatanan (setting) ini, media pembelajaran dimanfaatkan untuk menunjang tercapainya tujuan tertentu. Pemanfaatannya pun dipadukan dengan proses belajar mengajar dalam situasi kelas.
Dalam merencanakan pemanfaatan media itu guru harus melihat tujuan yang akan dicapai, materi pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan itu, serta strategi belajar mengajar yang sesuai untuk mencapai tujuan itu. Media pembelajaran yang dipilih haruslah sesuai dengan ketiga hal itu, yang meliputi tujuan, materi, dan strategi pembelajarannya.
2. Pemanfaatan media di luar situasi kelas
Pemanfaatan media pembelajaran di luar situasi dapat dibedakan dalam dua kelompok utama: a. Pemanfaatan media secara bebas
Pemanfaatan media secara bebas ialah bahwa media itu digunakan tanpa di kontrol atau diawasi. Pemakai media menggunakan media menurut kebutuhan masing - masing. Biasnya pemakai media menggunakannya secara perorangan. Dalam menggunakan media ini pemakai tidak dituntut untuk mencapai tingkat pemahaman tertentu.
b. Pemanfaatan media secara terkontrol.
Pemanfaatan media secara terkontrol adalah bahwa media itu digunakan dalam suatu rangkaian kegiatan yang diatur secara sistematis untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pemanfaatan media ini peserta didik harus diorganisasikan dengan baik terlebih dahulu.
3. Pemanfaatan media secara perorangan, kelompok atau massal
Media dapat digunakan secara perorangan. Artinya, media itu digunakan oleh orang saja. Banyak media yang memang dirancang untuk digunakan secara perorangna. Media seperti ini biasanya dilengkapi dengan petunjuk pemanfaatan yang jelas sehingga orang dapat menggunakannya dengan mandiri. Apabila di dalam suatu ruangan ada beberapa orang yang belajar menggunakan media secara perorangan sebaiknya masing-masing menempati karel sehinnga tidak saling menggangu. Karel adalah meja belajar yang disekat-sekat menjadi bagian kecil yang hanya cukup untuk duduk seorang. Tiap karel dilengkapi dengan perlengkapan media, seperti tape recorder, proyek-proyek film bingkai, earphone, layar kecil dan sebagainya.
Media dapat digunakan secara berkelompok. Kelompok itu dapat berupa kelompok kecil dengan anggota 2 s/d 8 orang. Atau berupa kelompok besar yang beranggotakan 9 s/d 40 orang. Media yang dirancang untuk digunakan secara berkelompok juga memerlukan buku petunjuk. Buku petunjuk ini biasanya ditujukan kepada pemimpin kelompok, tutor atau guru. Keuntungan belajar menggunakan media secara berkelompok adalah bahwa kelompok itu dapat melakukan diskusi tentang bahan yang sedang dipelajari.
Biasanya sasaran didik diatur dalam kelompok-kelompok belajar. Setiap kelompok diketuai oleh pemimpin kelompok dan disupervisi oleh seorang tutor. Sebelum memanfaatkan media, tujuan pembelajaran yang akan dicapai dibahas atau ditentukan terlebih dahulu. Media yang digunakan dalam pembelajaran meliputi media berbasis manusia, media berbasis cetakan, media berbasis visual, media audio, media bebasis audio-visual, media berbasis computer, media lingkungan.
Berikut beberapa manfaat media pembelajaran menurut ahli, diantaranya adalah :
1. Kemp dan Dayton 1) Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. 2) Pengajaran bisa menjadi lebih menarik. Media dapat diasosiasikan sebagai penarik perhatian dan membuat siswa tetap terjaga dan memperhatikan. 3) Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan diterapkannya teori belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima. 4) Lama waktu pengajaran yang diperlukan dapat dipersingkat 5) Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan bilamana integrasi kata dan gambar sebagai media pengajaran dapat mengkomunikasikan elemen-elemen pengetahuan dengan cara yang terorganisasikan dengan baik, spesifik, dan jelas. 6) Pengajaran dapat diberikan dimana dan kapanpun jika diperlukan, terutama untuk media yang dirancang untuk individu. 7) Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses pembelajaran itu sendiri. 8) Peran guru dapat berubah kearah yang lebih positif 2. Dale Bahan-bahan audio-visual dapat memberikan banyak manfaat asalakan guru berperan aktif dalam proses pembelajaran.hubunngan guru-siswa tetap merupak elemen paling penting dalam system pendidikan. Guru harus selalu hadir untuk menyajikan meteri pelajaran dengan bantuan media apa saja agar manfaat berikut inni dapat terealisasi : 1) Meninngkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas 2) Menumbuhkan perubahan signifikan terhadap tingkah laku siswa 3) Menunjukkan hubungan antara mata pelajaran dan kebutuhan dan minat siswa dengan meningkatnya motivasi belajar siswa 4) Membawa kesegaran dan variasi bagi pengalaman belajar siswa 5) Membuat hasil belajar lebih bermakna bagi berbagai kemampuan siswa 6) Mendorong pemanfaatan yang bernakna dari mata pelajaran dengan jalan melibatkan imajinasi dan partisipasi aktif yang mengakibatkan meningkatnya hasil belajar 7) Memberikan umpan balik yang diperlukan yang dapat membantu siswa menemukan seberapa banyak telah mereka pelajari 8) Melengkapi pengalaman yang kaya dengan pengalaman itu konsep-konsep yang bermakna dapat dikembangkan 9) Memperluas wawasan dan pengalaman siswa yang mencerminkan pembelajaran nonverbalistik dan membuat generalisasi yang tepat 10) Meyakinkan diri bahwa urutan dan kejelasan pikiran yang siswa butuhkan jika mereka membangun struktur konsep dan system gagasan yang bermakna 3. Sudjana dan Rivai 1) Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar 2) Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pengajaran 3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga 4) Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan dan lain-lain 4. Encyclopedia of educational 1) Meletakkan dasar-dasar yang kongkret untuk berfikir, oleh karena itu mengurangi verbalisme 2) Memperbesar perhatian siswa 3) Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar, oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap 4) Memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri dikalangan siswa 5) Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu 6) Membantu tumbuhnya pengertian yang dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa 7) Memberikan pengalaman yang tidak mudah diproleh dengan cara lain, membantu efisienssi dan keragaman yang lebih banyak dalam belajar . Dari uraian dan pendapat beberapa ahli di atas, dapatlah disimpulkan beberapa manfaat praktis dari penggunaan media pengajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut : 1. Media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses serta hasil belajar 2. Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dengan lingkungannya, dan berkemungkinan siswa dapat belajar secara individu sesuai dengan kemampuan dan minatnya 3. Memberikan pengalaman nyata dan langsung karena siswa dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan tempat belajarnya 4. Mempelajari materi pembelajaran secara berulang-ulang 5. Memungkinkan adanya persamaan pendapat dan persepsi yang benar terhadap suatu materi pembelajaran atau obyek 6. Materi pembelajaran lebih lama diingat dan mudah untuk diungkapkan kembali dengan cepat dan tepat 7. Mempermudah dan mempercepat guru menyajikan materi pembelajaran dalam proses pembelajaran 8. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan indera C. Penggunaan Media Pembelajaran Sebelum menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, terlebih dahulu guru sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini : a. Guru mencoba media pembelajaran, sehingga akan diketahui apakah masih berfungsi atau tidak. Jika tidak berfungsi maka guru akan memperbaikinya terlebih dahulu. b. Memperhatikan silabus atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), terutama berkaitan dengan metode pembelajaran yang akan disampaikan dan organisasi kelas, sehingga diketahui apakah media pembelajaran itu untuk individual, kelompok, atau klasikal. c. Menyiapkan dan menentukan media pembelajaran yang akan dipakai sesuai dengan kebutuhan. d. Memberikan bimbingan dan pengawasan selama penggunaan media pembelajaran tersebut oleh siswa agar berfungsi sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Selama proses pembelajaran ini pun, guru perlu memperhatikan kebersihan dan keamanan siswa dalam menggunakan media pembelajaran tersebut. e. Setelah proses pembelajaran berakhir, maka siswa dilatih untuk bertanggung jawab dengan memeriksa kelengkapan media pembelajaran tersebut agar seperti sedia kalanya dan menyimpannya pada tempat yang telah ditentukan. D. Prinsip-prinsip Penggunaan Media Pembelajaran Menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran hendaknya memperhatikan hal-hal berikut : 1. Sesuai dengan tujuan dan materi pembelajaran yang tercantum dalam kurikulum yang berlaku di sekolah. 2. Memberikan pengertian dan penjelasan tentang suatu konsep. 3. Mendorong kreativitas siswa, dan memberikan kesempatan siswa untuk bereksperimen dan bereksplorasi. 4. Memenuhi unsur kebenaran dalam ukuran, ketelitian, dan kejelasan. 5. Media harus aman dan tidak membahayakan siswa dan guru. 6. Media pembelajaran menarik, menyenangkan, dan tidak membosankan bagi siswa untuk menggunakannya. 7. Memenuhi unsur keindahan dalam bentuk, warna dan kombinasinya, serta rapi pembuatannya 8. Mudah digunakan oleh siapa pun 9. Penggunaan media pembelajaran tidak sekaligus dipertunjukkan kepada siswa. 10. Media pembelajaran yang digunakan merupakan bagian dari materi pembelajaran yang sedang dijelaskan bukan sebagai selingan atau alat hiburan. 11. Siswa mempunyai tanggung jawab didalam menggunakan media pembelajaran. 12. Media pembelajaran sebaiknya lebih banyak mengandung pesan positif, dari pada negatifnya. Pada dasarnya media pembelajaran sangat diperlukan dalam upaya mengaktifkan kegiatan belajar siswa. Namun bukan berarti media pembelajaran tersebut harus canggih dan mahal. Untuk itu diperlukan kreatifitas guru dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia disekolah tersebut. Disamping itu juga, jika media pembelajaran perlu ada, guru pun dapat bekerja sama dengan siswa untuk pengadaannya, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang sederhana yang tersedia atau dapat dengan mudah didapatkan. Penggunaan media pembelajaran, untuk membantu kegiatan belajar seharusnya disesuaikan dengan isi atau materi pembelajaran dan tujuan yang hendak dicapai. Disamping kesesuaian tersebut, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan adalah : 1) Waktu yang tersedia dan yang dibutuhkan untuk belajar menggunakan media pembelajaran tersebut. 2) Kecakapan guru maupun siswa menggunakan media pembelajaran. 3) Dana yang tersedia untuk pengadaan media pembelajaran yang diperlukan. Kegagalan seorang guru dalam mengembangkan media pengajaran akan terjadi jika penguasaan terhadap karakteristik media itu sendiri sangat kurang. Tetapi dengan begitu, penggunaan media pembelajaran juga tidak asal-asalan menurut keinginan guru, tidak berencana, dan tidak sistematik. Guru harus menggunakannya sesuai dengan langkah-langkah yang telah ada. Ada enam langkah yang bisa ditempuh guru pada waktu ia mengajar dengan menggunakan media. Langkah-langkah itu adalah : 1. Merumuskan tujuan pengajaran dengaan menggunakan media 2. Persiapan guru. 3. Persiapan kelas 4. Langkah penyajian pelajaran dan penggunaan media 5. Langkah kegiatan belajar siswa 6. Langkah evaluasi Manfaat penggunaan media dalam kegiatan belajar mengajar, terutama untuk ingkat SD, sangat penting. Sebab pada masa ini siswa masih berfikir konkret, belum mampu berfikir abstrak. Kehadiran media sangat membantu mereka dalam memahami konsep tertentu, yang tidak atau kurang mampu dijelaskan oleh guru dengan bahasa. Ketidakmampuan guru menjelaskan sesuatu bahan itulah dapat diwakili oleh peran media. Disini nilai praktis media dapat terlihat, yang bermanfaat bagi siswa dan guru. Menurut Nana Sudjana dan Sudirman N terdapat 10 nilai-nilai praktis pada media pembelajaran. Heinich, Malenda, Russel, dan Ilda Prayitno mengemukakan keuntungan penggunaan media dalam pembelajaran adalah: 1) Membangkitakan ide-ide atau gagasan-gagasan yang bersifat konseptual, sehingga mengurang kesalahpahaman siswa dalam mempelajarinya. 2) Meningkatkan minat siswa untuk materi pelajaran. 3) Memberikan pengalaman-pengalaman nyata yang merangsang aktivitas diri sendiri untuk belajar. 4) Dapat mengembangkan jalan pikiran yang berkelanjutan. 5) Menyediakan pengalaman-pengalaman yang tidak mudah didapat melalui materi-materi yang lain dan menjadikan proses belajar mendalam dan beragam.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Dari pembahasan diatas dapat kami simpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Sedangkan pembelajaran adalah usaha guru untuk menjadikan siswa melakukan kegiatan belajar. Dengan demikian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan informasi dari guru ke siswa sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa dan pada akhirnya dapat menjadikan siswa melakukan kegiatan belajar.
Manfaat media pembelajaran tersebut adalah: penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan, proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, efisiensi dalam waktu dan tenaga, meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar serta mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif. Jika guru memanfaatkan berbagai media pembelajaran secara baik, guru dapat berbagi peran dengan media. Peran guru akan lebih mengarah sebagai manajer pembelajaran dan bertanggung jawab menciptakan kondisi sedemikian rupa agar siswa dapat belajar. Untuk itu guru lebih berfungsi sebagai penasehat, pembimbing, motivator dan fasilitator dalam Kegiatan Belajar mengajar. Tujuan penggunaan media adalah efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan belajar mengajar, meningkatkan motivasi belajar siswa, variasi metode pembelajaran, dan peningkatan aktivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
B. Saran
Demikian pembahasan mengenai penggunaan dan pemanfaatan media dalam proses pembelajaran. Untuk dapat merasakan manfaatnya, guru dapat mempergunakan dan mengembangkannya dalam proses belajar mengajar, baik dikelas maupun diluar kelas.
Media yang dapat dimanfaatkan oleh guru adalah media yang sesuai dengan misi tujuan. Cara memanfaatkan media tergantung dari jenis dan karakteristik suatu media. Misalnya cara kerja media visual berbeda dengan cara kerja audiovisual. Cara pemakaiannya tidak harus guru yang melakukannya, tetapi bisa juga siswa selama itu bisa mencapai tujuan dari pembelajaran tersebut. Oleh karen itu, guru harus benar-benar menguasai penggunaan dan pemanfaatan media pembelajaran.
Read more...